KONI Pusat minta Percasi hadirkan kompetisi berkesinambungan

KONI Pusat menuntut Percasi menyelenggarakan kompetisi yang berkesinambungan, demi menjaga ritme latihan dan peningkatan prestasi atlet di seluruh Indonesia. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh jajaran pengurus, Wakil Ketua Umum III KONI Pusat, Mayjen TNI Purnawirawan Andrie T. U. Soetarno, menegaskan bahwa kontinuitas turnamen menjadi kunci utama dalam menyiapkan generasi penerus olahraga nasional.

Andrie menyoroti bahwa selama beberapa tahun terakhir, banyak cabang olahraga mengalami jeda kompetisi yang signifikan, mengakibatkan penurunan motivasi dan performa atlet. “Jika kompetisi tidak teratur, atlet akan kehilangan momentum, dan potensi mereka tidak dapat terasah secara optimal,” ujarnya tegas. Ia menambahkan bahwa Percasi, sebagai lembaga yang mengelola kompetisi di tingkat provinsi, memiliki tanggung jawab moral dan struktural untuk menutup celah tersebut.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, Andrie mengusulkan pembentukan kalender kompetisi tahunan yang terkoordinasi antara KONI Pusat, PB Percasi, dan federasi masing‑masing cabang olahraga. Kalender ini diharapkan mencakup minimal tiga ajang utama per tahun, dilengkapi dengan kejuaraan regional yang dapat menjadi ajang seleksi bagi atlet berprestasi. Selain itu, ia menekankan pentingnya standar penyelenggaraan yang konsisten, mulai dari fasilitas, peraturan, hingga sistem penilaian yang transparan.

Sebagai langkah konkret, KONI Pusat menawarkan dukungan teknis dan pendanaan terbatas bagi Percasi yang berhasil menepati jadwal dan kualitas kompetisi yang telah disepakati. “Kerjasama ini bukan sekadar bantuan, melainkan investasi jangka panjang bagi ekosistem olahraga Indonesia,” kata Andrie. Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini akan menjadi tolok ukur bagi lembaga lain dalam mengelola kompetisi berkelanjutan.

Harapan besar kini tertuju pada respons Percasi terhadap ajakan tersebut. Jika permintaan KONI Pusat dapat diwujudkan, para atlet akan memiliki panggung kompetisi yang stabil, memungkinkan mereka untuk terus mengasah kemampuan dan mengukir prestasi di kancah nasional maupun internasional. Keberlanjutan kompetisi tidak hanya menguatkan performa individu, tetapi juga memperkokoh fondasi olahraga bangsa secara keseluruhan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*