“Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Desa X, Kabupaten Y, Kalteng harus dilakukan secara cepat dan terkoordinasi,” ujar Komandan Lanud Iskandar, Letnan Kolonel (P) Agus Prasetyo, saat memberikan keterangan kepada media pada Senin (2/9). Menanggapi laporan warga tentang kobaran api yang melanda hutan setempat sejak dini hari, satuan penerbangan TNI AU segera dikerahkan dengan menurunkan tim penyelamat serta pesawat pemadam kebakaran berbasis helikopter. Operasi tersebut dilaksanakan dalam rangka meminimalisir kerusakan lingkungan serta melindungi pemukiman warga yang berada di sekitar zona kebakaran.
Tim TNI AU yang dipimpin oleh Komandan Satuan Udara Penerbangan (KSuP) menyiapkan peralatan pemadam terkini, termasuk agen pemadam berbasis air dan bahan kimia yang dapat menekan penyebaran api secara efektif. Selama tiga jam pertama, helikopter melakukan pemadaman secara intensif sambil mengawasi pergerakan api yang dipengaruhi oleh angin kencang. Koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satpol PP setempat memastikan evakuasi penduduk yang berada di zona risiko serta penyediaan posko bantuan darurat.
Hasil penilaian sementara menunjukkan bahwa area yang terbakar berhasil dikendalikan hingga 70 persen, dengan sisa titik api masih dipantau secara terus-menerus. Pihak TNI AU menegaskan komitmen untuk tetap berada di lapangan hingga kebakaran benar‑benar terpadamkan dan melakukan evaluasi pasca‑operasi guna meningkatkan respons di masa mendatang. Warga yang melaporkan kejadian diharapkan tetap waspada dan melaporkan potensi kebakaran baru kepada otoritas setempat.
Leave a Reply