Perbasi ingatkan para pelatih untuk tidak langgar aturan

**Konteks situasi** – Menjelang kompetisi bulu tangkis tingkat nasional yang akan digelar dalam beberapa minggu mendatang, Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (Perbasi) menegaskan kembali pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku dalam dunia olahraga. Penekanan ini muncul setelah sejumlah laporan menyebutkan adanya pelanggaran prosedural oleh beberapa pelatih dalam rangka persiapan tim.

Wakil Ketua Umum Perbasi, Christopher Tanuwidjaja, menyampaikan peringatan tegas kepada seluruh pelatih yang terlibat dalam program pembinaan atlet. Ia menegaskan bahwa setiap pelanggaran, baik yang bersifat administratif maupun teknis, dapat berakibat pada sanksi disiplin yang merugikan tidak hanya individu pelatih, tetapi juga reputasi institusi. “Kepatuhan pada aturan adalah fondasi utama dalam menjaga integritas kompetisi dan kepercayaan publik terhadap olahraga bulu tangkis Indonesia,” ujar Tanuwidjaja dalam rapat koordinasi yang diadakan pada Senin, 26 Agustus 2026.

Menurut data internal Perbasi, terdapat tiga kasus utama yang menjadi fokus perhatian: penggunaan peralatan yang tidak memenuhi standar resmi, pelanggaran jam latihan yang melanggar ketentuan istirahat atlet, serta penyalahgunaan dana pendukung program pelatihan. Perbasi telah menyiapkan mekanisme audit dan pengawasan yang lebih ketat, termasuk pemeriksaan berkala di pusat pelatihan dan pelaporan wajib bagi setiap pelatih.

Sebagai langkah preventif, Perbasi mengumumkan peluncuran modul edukasi daring yang wajib diikuti oleh seluruh pelatih terdaftar. Modul tersebut mencakup penjelasan rinci mengenai peraturan teknis, prosedur administratif, serta etika profesional dalam pembinaan atlet. Pelaksanaan modul diharapkan selesai paling lambat akhir September 2026, dengan sertifikasi yang menjadi prasyarat untuk terlibat dalam kompetisi resmi.

Dengan menegakkan disiplin dan kepatuhan, Perbasi berupaya menciptakan lingkungan pelatihan yang transparan dan berstandar tinggi, sehingga para atlet dapat berkompetisi dengan fokus pada prestasi tanpa gangguan administratif. Komitmen ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan sponsor, media, dan masyarakat luas terhadap perkembangan bulu tangkis Indonesia ke depan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*