alami inflasi 0,15 persen pada Agustus 2026

“Inflasi bulanan di Jakarta pada Agustus 2026 tercatat sebesar 0,15 persen,” ujar Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta. Angka tersebut menandai laju kenaikan harga konsumen terendah dalam tiga tahun terakhir, menunjukkan tekanan inflasi yang masih sangat ringan di ibu kota.

Data BPS mengungkap bahwa kenaikan harga paling signifikan terjadi pada kelompok barang makanan dan minuman, yang naik 0,22 persen, sementara kategori transportasi justru mengalami penurunan 0,08 persen. Barang non‑makanan, seperti pakaian dan peralatan rumah tangga, mencatat inflasi tipis 0,12 persen.

Penyebab utama inflasi yang hampir stagnan diperkirakan berasal dari stabilnya harga bahan bakar serta kebijakan pemerintah yang menahan lonjakan tarif listrik dan air. Selain itu, pasokan pangan yang relatif melimpah di pasar tradisional dan modern turut menahan tekanan harga.

Meskipun inflasi terbilang rendah, BPS mengingatkan bahwa fluktuasi harga komoditas global dan potensi gangguan rantai pasok tetap menjadi risiko. Pemerintah daerah diharapkan terus memantau dinamika harga guna menjaga daya beli masyarakat dan menghindari lonjakan inflasi mendadak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*