“Kami berkomitmen menumpas kebakaran hutan bersama mahasiswa, demi melindungi hutan Kalimantan Selatan,” ujar Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Kapolda Kalsel, saat memimpin aksi pemadaman kebakaran hutan (karhutla) di beberapa wilayah provinsi.
Bersama sekelompok mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, Rosyanto memimpin tim gabungan yang terdiri dari satpol PP, TNI, dan relawan lokal. Mereka berangkat ke lokasi kebakaran dengan peralatan pemadam sederhana, namun semangat kolaborasinya tak kalah dengan teknologi canggih. “Keterlibatan generasi muda memberi energi baru dalam penanggulangan kebakaran,” tambahnya.
Mahasiswa yang terlibat, antara lain perwakilan Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan, menjelaskan bahwa mereka tidak hanya sekadar membantu memadamkan api, melainkan juga mengumpulkan data suhu, pola angin, dan penyebab kebakaran untuk laporan ilmiah. “Pengalaman lapangan ini memperkaya pembelajaran kami tentang realitas perubahan iklim,” ujar salah satu mahasiswa.
Selama tiga hari aksi, tim berhasil memadamkan lebih dari 30 hektar lahan yang terbakar, sekaligus melakukan penyuluhan kepada warga sekitar tentang pentingnya pencegahan kebakaran. Pendekatan edukatif ini mendapat respons positif, dengan banyak warga yang berjanji akan lebih berhati-hati dalam mengelola sampah dan membuka lahan.
Keberhasilan operasi ini menjadi contoh sinergi antara aparat keamanan dan civitas akademika. Rosyanto menutup aksi dengan harapan kolaborasi serupa dapat direplikasi di provinsi lain, menegaskan bahwa “kita semua bertanggung jawab menjaga hutan, dan kerja sama lintas sektor adalah kunci utama.”
Leave a Reply