RI dorong penguatan literasi keuangan dan perlindungan konsumen di G20

Penguatan literasi keuangan dan perlindungan konsumen di era digital menjadi prioritas utama G20, dengan Indonesia menempatkan agenda tersebut sebagai kunci stabilitas sistem keuangan global.

Dalam Pertemuan Kedua Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20, pemerintah Indonesia menekankan perlunya standar edukasi keuangan yang dapat diakses semua lapisan masyarakat, terutama di tengah percepatan adopsi layanan fintech.

Indonesia mengusulkan kerangka kerja bersama yang mengintegrasikan regulasi perlindungan data, mekanisme penyelesaian sengketa konsumen, serta program edukasi berbasis teknologi untuk meningkatkan pemahaman risiko keuangan.

Beberapa negara anggota G20 menyambut inisiatif tersebut, menandatangani komitmen untuk berbagi best practice, memperkuat koordinasi pengawasan lintas batas, dan mengembangkan platform edukasi digital yang bersifat multibahasa.

Ke depan, Indonesia berencana memimpin peluncuran pilot program literasi keuangan di wilayah ASEAN, sekaligus mengadvokasi adopsi kebijakan serupa di forum internasional, guna menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan aman bagi konsumen global.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*