Kenaikan suhu global yang melampaui batas 1,5 °C memperparah risiko bencana alam, mempercepat pencairan es, dan memperluas wilayah yang terdampak gelombang panas ekstrem. Laporan Badan Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP) yang dirilis Rabu ini menegaskan bahwa suhu rata‑rata Bumi diproyeksikan akan melampaui ambang kritis tersebut dalam dekade berikutnya jika emisi gas rumah kaca tidak segera dikurangi secara signifikan.
UNEP mencatat bahwa suhu yang melampaui 1,5 °C meningkatkan frekuensi dan intensitas badai tropis, banjir, serta kekeringan, sekaligus mempercepat kenaikan permukaan laut yang mengancam jutaan orang di daerah pesisir. Data model iklim terbaru menunjukkan bahwa wilayah tropis dan subtropis akan mengalami peningkatan suhu harian hingga 4 °C, menimbulkan tekanan besar pada sistem pertanian, kesehatan masyarakat, dan infrastruktur kritis.
Peringatan ini diikuti dengan seruan kuat kepada pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat internasional untuk mempercepat transisi energi bersih, memperluas pendanaan iklim, serta memperkuat kebijakan adaptasi. UNEP menekankan bahwa aksi kolektif yang terkoordinasi kini menjadi satu‑satunya jalan untuk menahan laju pemanasan dan mengurangi dampak bencana yang semakin tak terhindarkan.
Leave a Reply