Kirab Pusaka Trenggalek yang merayakan hari jadi ke‑832 tidak lagi dipandang sekadar tradisi tahunan, melainkan sebagai katalisator pelestarian budaya sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menegaskan bahwa rangkaian acara—mulai prosesi bersejarah, pertunjukan seni, hingga pameran kerajinan lokal—membuktikan nilai strategis festival ini dalam memperkuat identitas budaya dan membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat.
Menurut Hardini, dukungan pemerintah daerah dan partisipasi aktif warga menjadikan Kirab Pusaka sebagai platform promosi pariwisata yang efektif, meningkatkan kunjungan wisatawan domestik dan internasional. Data dinas pariwisata menunjukkan peningkatan kunjungan sebesar 18 % dibandingkan tahun sebelumnya, dengan dampak positif pada pendapatan UMKM, terutama pengrajin batik, anyaman, dan kuliner tradisional Trenggalek.
Pemerintah Kabupaten Trenggalek berencana memperluas program edukasi budaya selama festival, termasuk lokakarya pelestarian warisan materi dan non‑materi, serta kolaborasi dengan lembaga akademis untuk dokumentasi sejarah. Upaya ini diharapkan tidak hanya menjaga kelestarian tradisi, tetapi juga menumbuhkan rasa kebanggaan generasi muda, menjadikan Kirab Pusaka sebagai model festival yang mengintegrasikan nilai historis dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.
Leave a Reply